8 Gejala Awal Epilepsi Yang Tidak Boleh Diabaikan

epilepsi.azkacollection.net ,- Sangat penting bagi kita untuk mengetahui gejala awal epilepsi, hal ini agar membuat kita selalu waspada terhadap penyakit yang satu ini.

Pasalnya gejala epilepsi dapat muncul secara tiba-tiba dan bisa mengancam keselamatan penderitanya. Untuk itu, Anda perlu hati-hati terhadap berbagai ciri yang menandakan munculnya serangan epilepsi pada seseorang.

Gejala Awal Epilepsi

8 Gejala Awal Epilepsi Yang Tidak Boleh Diabaikan

Epilepsi adalah penyakit yang terjadi karena adanya perubahan atau kerusakan di dalam otak. Pada dasarnya di dalam otak manusia terdapat sel-sel saraf yang saling berhubungan dan berkomunikasi dengan cara menggunakan impuls listrik.

Sementara pada kasus epilepsi, impuls listrik dihasilkan secara berlebihan yang mengakibatkan perilaku atau gerakan tubuh menjadi tidak terkendali.

Sebagai tandanya, seseorang yang mengalmai kondisi tersebut pun akan mengalami serangkaian gejala, seperti :

  1. Mengalami Kejang

Gejala awal yang terlihat dan sering terjadi pada penderita epilepsi adalah perilaku kejang. Gejala ini dapat muncul secara tiba-tiba dan dimana saja. Biasanya kejang hanya terjadi selama beberapa menit.

Umumnya perilaku kejang terjadi secara berulang-ulang, seperti perilaku membanting lengan atau kaki. Kebanyakan kejang ini terjadi ketika beberapa anggota tubuh mengalami kontraksi dan terkadang disertai dengan jeritan.

  1. Kesadaran Hilang Sesaat

Orang yang menderita penyakit epilepsi akan kehilangan kesadaran selama beberapa saat. Karena itu, dia tidak akan sadar atas apa yang terjadi pada dirinya. Umumnya penderita akan mengalami kejang otot sebelum ia kehilangan kontrol dan kesadaran.

Hilangnya kontrol dan kesadaran ini terkadang disertai dengan sikap kepala yang sedikit menoleh dan mata yang berkedip-kedip. Penderita nantinya akan pulih kembali, namun ia akan tetap merasa bingung dan tidang ingat dengan apa yang telah dilakukannya.

  1. Kebingungan

Ketika terserang epilepsi, penderita akan merasa kebingungan. Ia terlihat kehilangan fokus dan konsentrasi. Penderita juga akan terlihat linglung, seolah-olah merasa aneh dengan kondisi lingkungan di sekitarnya.

Karena itu, penderita akan mulai kehilangan kontrol terhadap dirinya sehingga ia cenderung melakukan perbuatan di luar kesadarannya. Beberapa orang bahkan menyebut apa yang dilakukan oleh penderita epilepsi tersebut seperti tingkah laku abnormal.

  1. Tatapan Mata Menjadi Kosong

Saat penderita epilepsi merasa bingung dan melakukan gerakan abnormal, maka dapat dipastikan bahwa tingkah lakunya tersebut di luar kontrol dan kesadarannya. Penderita akan mempunyai tatapan mata kosong ketika mengalami gejala epilepsi.

Tatapan mata kosong ini akan berlangsung selama penderita kehilangan kesadarannya. Meski demikian, penderita dapat sembuh dan pulih jika kesadarannya kembali seperti semula dan tatapannya pun tidak akan kosong lagi.

  1. Muncul Bercak Pada Kulit

Pada sebagian kasus epilepsi yang terjadi pada anak-anak, penyakit ini ditandai dengan munculnya bercak pada anak atau bayi. Dimana bercak ini dapat di tubuh ataupun wajah, yang umumnya muncul dalam jumlah cukup banyak.

Sementara bercak yang timbul di wajah akan sangat terlihat dan menonjol, karena biasanya bercak ini berwarna kemerahan. Terkadang bercak juga dapat muncul seperti jerawat dan terjadi dalam jumlah yang banyak hingga menutupi bagian dari wajah anak tersebut.

  1. Sakit Kepala dan Pusing

Gejala epilepsi lain yang dialami penderita yaitu munculnya rasa nyeri pada kepala atau pusing. Gejala ini dapat disebabkan oleh ketegangan pada otot yang ada di area kepala.

Rasa nyeri pada kepala ini terkadang disertai dengan munculnya rasa lelah secara berlebihan dan tidak enak badan. Bahkan nyeri kepala juga dapat mengakibatkan penderita mengalami pingsan selama beberapa waktu.

  1. Kesulitan Bernapas

Tegangnya otot pada penderita epilepsi bisa menimbulkan terjadinya kontraksi pada otot-otot dada dan otot-otot lainnya. Kontraksi ini dapat terjadi secara terus-menerus dalam waktu yang tidak bergitu lama.

Ketika kontraksi dan ketegangan otot inilah, penderita akan mengalami kesulitan untuk bernapas. Kondisi ini tentunya akan membuat penderita merasakan nyeri, lelah dan hilangnya kesadaran diri.

  1. Kesemutan atau Kebas

Kesemutan dapat terjadi karena tegangnya otot dan kontraksi yang terjadi. Rasa kesemutan ini muncul disertai dengan kelemahan pada beberapa anggota tubuh, terkadang penderita akan mengalami mati rasa atau kebas pada bagian tubuh yang terkena epilepsi.

Gejala ini terjadi di luar kesadaran penderita dan dapat berlangsung hanya dalam beberapa waktu saja. Pada beberapa kasus, kesemutan dapat disertai dengan terjadi penyebab penyakit epilepsi lainnya, seperti stroke, meningitis hingga tumor.

Bila orang terdekat Anda mengalami gejala-gejala epilepsi diatas, sebaiknya segera periksa ke dokter. Utamanya jika kejang terjadi lebih dari 5 menit, pasalnya kondisi ini dapat memicu terjadinya situasi yang membahayakan nyawa penderitanya, seperti terjatuh akibat kejang.

Disamping itu, epilepsi juga dapat menyebabkan penderitanya mengalami status epileptikus, yaitu kondisi saat penderita mengalami kejang lebih dari 5 menis atau mengalmai serangkaian kejang pendek.

Saat kondisi ini terjadi, penderita status epileptikus biasanya akan berada dalam kondisi yang tidak sadar sepenuhnya. Status epileptikus ini dapat mengakibatkan kerusakan pada otak secara permanen, bahkan bisa berujung pada kematian.

Baca Juga : Obat Tradisional Epilepsi Dari Tanaman Herbal

Karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengetahui gejala awal epilepsi. Sebab bahaya dari penyakit epilepsi cukup berisiko bagi penderitanya.

Dengan mengetahui gejala epilepsi sejak dini, tentu akan mudah bagi Anda untuk mencegah serangan penyakit ini. Sehingga serangan yang terjadi tidak berakibat fatal.

8 Gejala Awal Epilepsi Yang Tidak Boleh Diabaikan

Comment (1)

  1. Pingback: Daftar Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Epilepsi – TERLENGKAP | Obat Epilepsi Herbal Terbaik 100% Alami

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *